Perpusnas Menerima Piagam Penghargaan dari Pusat Dokumentasi dan Jaringan Informasi Hukum Nasional BPHN

Diposting oleh   adminweb

Salemba, Jakarta – Sekretaris Utama Perpustakaan Nasional (Perpusnas), Woro Titi Haryanti, menerima kunjungan kerja dari Badan Pembinaan Hukum Nasional (BPHN) di Perpusnas Salemba, Senin (8/1/2021). Kunjungan kerja ini dipimpin oleh Kepala Pusat Dokumentasi dan Jaringan Informasi Hukum Nasional BPHN, Yasmon, dengan tujuan untuk menyerahkan piagam penghargaan integrasi kepada Perpusnas selaku anggota JDIHN. Piagam penghargaan yang merupakan apresiasi atas terintegrasinya Website JDIH Perpusnas dengan Portal JDIHN diserahkan Yasmon kepada Woro Titi. Baik BPHN dan Perpusnas berharap ke depannya dapat terjalin hubungan kerja sama yang erat antara kedua instansi terutama dalam hal pendampingan pengelolaan JDIH yang baik, tata cara pelestarian koleksi perpustakaan, dan pembinaan tenaga perpustakaan di lingkungan BPHN.

Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Hukum, Organisasi, Kerja Sama, dan Hubungan Masyarakat Perpusnas, Sri Marganingsih, menyampaikan bahwa JDIH Perpusnas mempunyai target untuk dapat meraih kategori Pengelola JDIH Terbaik di tahun 2021. Keseriusan pencapaian target ini dibuktikan dengan update yang telah dilakukan pada situs web jdih.perpusnas.go.id. Tujuan utama dari dilakukannya update pada situs web JDIH Perpusnas diantaranya untuk memberikan kenyamaanan pada user dalam mengakses pencarian dokumen hukum dan memperbarui struktur JDIH sesuai dengan arahan BPHN.

Menanggapi hal tersebut, dalam upaya mencapai target yang diinginkan Yasmon memberikan kisi-kisi yakni Perpusnas harus mampu memenuhi seluruh aspek yang diatur dalam Pasal 8 ayat (1) Peraturan Presiden Nomor 33 Tahun 2012 tentang Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional, yang meliputi antara lain Organisasi, SDM, Koleksi Dokumen Hukum, Teknis Pengelolaan, Sarana Prasarana, dan Pemanfaatan TIK.

Yasmon juga berpendapat bahwa JDIH Perpusnas mempunyai potensi besar untuk menjadi Pengelola JDIH Terbaik, hal ini terlihat dari progress yang ada di tahun 2020. Selain itu, koleksi dokumen hukum di Perpusnas juga mempunyai potensi untuk dikembangkan, tentunya melalui JDIH.

Tak lupa, Yasmon juga memberikan saran dan masukan inovasi kepada pengelola JDIH di lingkungan Perpusnas, dengan harapan pengelolaan JDIH yang baik ke depannya dapat membawa manfaat bagi seluruh pihak dan kalangan dalam memperolah informasi serta dokumen hukum bidang perpustakaan. Dia turut mengingatkan promosi terhadap keberadaan JDIH harus terus digencarkan baik di lingkungan kerja maupun masyarakat luas.

- Biro HOKH, Perpusnas.

Berita Terkait